Suara Warga

KMP Belajarlah Pada Rakyat Indonesia!

Artikel terkait : KMP Belajarlah Pada Rakyat Indonesia!

Menyambut pemerintahan baru Jokowi – JK memberikan semangat baru bagi perubahan. Perubahan yang lebih baik lagi untuk Indonesia tercinta. Pesta demokrasi yang berjalan lancar saat pilpres telah menunjukkan betapa rakyat Indonesia sangat munjunjung tinggi nilai kebersamaan.

Pemerintahan baru adalah harapan baru. Kepada pemerintahan baru rakyat Indonesia berani menitipkan kepercayaan. Tidak ada rasa curiga yang berlebihan ditujukan kepada pemerintahan baru Jokowi – JK. Rasa curiga yang berlebihan dan di blow up ke media massa justru akan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat yang ingin hidup damai.

Perjalanan sejarah tak lain untuk berjalan maju ke depan. Cita-cita reformasi sudah membawa rakyat Indonesia sampai kepada puncak kebebasan demokrasi. Kebebasan berarti kita tidak takut bersuara lagi. Kita tidak takut menjadi berbeda ditengah kehidupan berdemokrasi. Sepantasnya rakyat Indonesia kini menikmati kebebasan dengan penuh cinta damai.

Reformasi juga mempunyai makna kebebasan. Kebebasan untuk mengikuti suara nurani. Kebebasan untuk menciptakan terobosan baru. Kebebasan untuk bersikap kritis dan berani mendobrak segala bentuk kemapanan yang menguntungkan segelintir pihak. Seperti rakyat Indonesia baru, turut kritis mengawasi pemerintahan baru Jokowi – JK tanpa harus bersikap berlebihan seperti Koalisi Merah Putih.

Kini keadaan menjadi terbalik. Disaat rakyat Indonesia sudah kembali hidup damai menyambut pemerintahan baru, sebaliknya Koalisi Merah Putih yang katanya wakil rakyat masih meronta gelisah seperti cacing kepanasan. setiap statemen yang keluar dari mulut Koalisi Merah Putih justru semakin meresahkan. Bukan hanya meresahkan roda baru pemerintahan tapi juga meresahkan rakyat Indonesia. Meresahkan kedamaian hidup berdemokrasi di Indonesia.

Sejarah tidak akan berjalan mundur dan sejarah tidak akan terjebak dalam lingkaran setan segala bentuk kekuasaan. Negara Indonesia tidak akan menjadi negara tirani aristokrasi berbalut demokrasi. Segala bentuk tindak tanduk Koalisi Merah Putih yang ingin memperkosa sistim adalah sinyal haus dinasti kekuasaan ala raja pemerintahan Orde Baru. Jika tidak dapat menguasai pusat, mereka akan bergerak bergerilya menguasai sistim dibawah dan mengakar.

Koalisi itu seperti buah simalakama. Alih-alih koalisi menjadi kekuatan penyeimbang roda pemerintahan baru, sebaliknya koalisi bisa merongrong pemerintahan baru yang akan berjalan. Untuk kritis dan mengawal kinerja setiap pemerintahan baru haruskah politik koalisi akan terus eksis dijadikan senjata bagi partai-partai yang kalah tanding? Haruskah DPR berubah menjadi basis perlawanan bagi negara dan rakyatnya sendiri? Musang berbulu domba?

Dan kemudian, dirasa, perjuangan partai menjadi sangat jauh berbeda dengan perjuangan rakyat Indonesia. Perjuangan partai demi kursi kekuasaan dan kelanggengan partai. Perjuangan rakyat Indonesia demi meraih masa depan hidup bernegara yang damai dan sejahtera. Perjuangan Koalisi Merah Putih dan Perjuangan rakyat Indonesia sangat jauh berbeda.

Kita sangat bertolak belakang. Koalisi Merah Putih berdiri di medan NEGATIF dan rakyat Indonesia berdiri di medan POSITIF. Koalisi Merah Putih CINTA KISRUH, rakyat Indonesia CINTA DAMAI.

Koalisi Merah Putih, Belajarlah pada rakyat Indonesia! Jangan bebankan penderitaan Anda akibat uang habis-bangkrut bermain politik kepada rakyat Indonesia. Rakyat Indonesia sudah melupakan pesta demokrasi dan kini siap menyongsong hari baru. Harapan baru.

Rakyat Indonesia sebentar lagi akan menyambut Presiden baru beserta wakilnya Jokowi – JK. Rakyat Indonesia sebentar lagi akan menunggu para jajaran kabinet Jokowi – JK yang akan menjadi agen perubahan. Sekali lagi, untuk Indonesia lebih Baik lebih Hebat. KMP, Sayonara!

Salam Hangat





Sumber : http://ift.tt/1tjDktZ

Artikel Kompasiana Lainnya :

Copyright © 2015 Kompasiana | Design by Bamz