Suara Warga

VIRUS Mematikan di Kubu Prabowo??

Artikel terkait : VIRUS Mematikan di Kubu Prabowo??

14069675291090367125Hanya tiba2 terbesit dalam pikiran saja…

Akhir2 ini kita mendengar berita tentang Prabowo yang ngotot mengadakan pemilu ulang walaupun tanpa memiliki bukti2 kuat utk menjegal Jokowi.

Dan setelah diselidik, ternyata data2 palsu tersebut berasal dari PKS. Prabowo yg tadinya dihormati sebagai org yang paling jujur dan tulus, tiba2 berubah menjadi pembohong besar yang haus kekuasaan.

Bagaimana kalau saya katakan PKS yg sering dikatakan Islam garis keras adalah mitra kerja CIA Amerikaa???

Lho?! Mengapa demikian?? Begini, kita tahu bahwa Prabowo dikenal dengan visi “Berdiri diatas kaki sendiri” artinya kalau dia berkuasa, maka dia akan berjuang mengambil seluruh aset2 indonesia yang sudah dimiliki negara asing, serta membatasi produk asing dlm negeri. Inilah yg sangat ditakutkan negara asing, khususnya Amerika. Hal ini juga ditakutkan SBY dalam pernyataannya bahwa “ada visi yang berbahaya dari salah satu capres”. Tidak semua kontrak dengan asing dapat sesukahati kita batalkan, karena kelak akan justru mengacaukan perekonomian Indonesia. Jadi, saya pikir CIA harus melakukan sesuatu, spt intervensi mereka di masa lampau untuk menaikkan Soeharto dengan mengkambinghitamkan PKI, karena Soekarno saat itu juga sudah terlalu nasionalis spt Prabowo.

Saya pribadi menunggu terus sepak terjang CIA ini bahkan sebelum kampanye dimulai, dan saya tidak menemukan intervensi asing dalam mendukung Jokowi, dalam iklan tidak, dalam kampanye hitam tidak, dalam dukungan lewat mulut juga tidak, tidak ada satupun yang langsung dapat dikenal sebagai intervensi pihak asing. Satu2nya hanya permainan pasar saham yang tiba2 membaik setelah Jokowi diberi mandat oleh PDIP, dan beberapa media asing tdk terkenal yang menempatkan Jokowi sebagai salah satu leader terbaik. Tapi itu tidak cukup kuat untuk memenangkan Jokowi. Hal tersebut terlalu mudah ditebak, sama sekali bukan cara CIA yang terkenal pintar.

Banyak juga yang berpikir CIA akan mengulang cara di zaman terpilihnya Soeharto, dengan membuat kacau Indonesia, lalu kambinghitamkan salah satu partai (PKI), lalu timbul seorang pahlawan yg dapat meredam kekacauan tersebut (Soeharto). Kalau kita baca literatur, PKI d izaman Soekarno ternyata bukan partai garis keras yang mau menjadikan negara ini komunis, belum sampai sana! PKI masa itu adalah mitra kerja Soekarno karena mereka ikut berjuang dalam menumpas penjajah Belanda dan memperjuangkan nasib rakyat kecil.

Jadi, CIA tak akan menggunakan cara2 bodoh yang sudah mudah dibaca negeri ini. Sekarang, hanya sekilas terbesit dalam pikiran saya, org yg tertarik dengan cara kerja pintar pihak asing, kemungkinan PKS adalah “virus” yang diutus CIA untuk menghancurkan kebesaran Prabowo dan partainya!

Mengapa PKS mau berbuat demikian?? Tujuannya hanya “Imbalan materi” yang cukup menggoda, hal tersebut klop dengan beberapa kader PKS yang jatuh dalam godaan yang sama dalam berbagai kasus.

Kalau kita perhatikan, cara2 yang dilakukan PKS cukup konyol, ingin menjatuhkan Jokowi tapi akhirnya membuka aib sendiri. Contohnya Kampanye hitam Obor Rakyat, yang malah menuliskan nama pemimpin redaksi (bukan PKS, tp salah satu intervensi CIA), hasil Quick count yang berani2nya beda dari lembaga lain, hasil Real Count yang lagi2 cukup konyol namun berani, dan puncaknya sekarang, ancaman 10 truk bukti kecurangan, yang ternyata hanya 4 bundel, plus isi gugatan yang salah hitung dan banyak salah ketik, yang herannya sampai sekarang tidak membuat mereka malu, bahkan kalau kalah di MK, mereka mengancam akan melanjutkan perjuangan ini di sidang DPR yang pasti akan mendapat perlawanan dari rakyat, konyol! konyol! Terlalu konyol untuk bisa diterima secara logis, cara ini semakin lama semakin kekanak2an

Itulah kesan yang timbul dalam pikiran masyarakat saat ini. Kita selalu menganggap PKS terlalu bodoh dan mungkin kehabisan akal, tapi bagaimana kalau saya katakan saat ini mereka terlalu sukses dan terlalu bersemangat menjalankan visi mereka yaitu menjadi musuh dalam selimut dalam kubu Prabowo-Hatta?

Namun Jokowi sudah menang kok, mengapa mereka belum berhenti juga? CIA melihat pendukung prabowo cukup banyak (hampir 50%) dan pendukung Jokowi yang respek terhadap Prabowo juga sebuah ancaman untuk Pemilu 2019. Oleh sebab itu, mereka akan tetap melepas “virus” ini hingga Prabowo dan Gerindra, reputasinya benar2 kandas di negeri ini.

Sekali lagi ini hanya opini pribadi saya yang mungkin bisa dijadikan referensi untuk kejadian2 yang akan datang, bisa saja salah, tapi bisa saja benar.

Salam Persatuan Indonesia!




Sumber : http://ift.tt/1pO4HGW

Artikel Kompasiana Lainnya :

Copyright © 2015 Kompasiana | Design by Bamz