Suara Warga

Tradisi Baru Transisi Pemerintahan

Artikel terkait : Tradisi Baru Transisi Pemerintahan

Sejak Indonesia merdeka pada tahun 1945. Baru kali ini dan untuk yang pertama kali dalam sejarah Indonesia terjadi sebuah transisi kepemimpinan yang snagat mulus, hal ini ditandai dengan adanya pertemuan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden terpilih Joko Widodo di Nusa Dua Bali, pada Rabu malam (27/8).

Setalah pertemuan tersebut, kedua pemimpin ini mengadakan konfrensi pers. Dalam konfrensi pers tersebut presiden SBY mengatakan bahwa pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka transisi kepemimpinan nasilonal, dan dalam pertemuan kurang lebih selama dua jam tersebut melakukan pembicaraan secara konstruktif terkait dengan agenda kenegaraan pada akhir tahun dan pada awal tahun 2015 nanti.

Dalam kesempatan itu juga Presiden SBY dan Jokowi membicarakan mengenai kebijakan dan program pemerintah yang telah dijalankan termasuk mengenai RAPBN2015 dan APBN-P 2014. Akan tetapi Presiden SBY menyatakan bahwa pertemuan ini tidak membicarakan secara teknis.

Dengan adanya pertemuan antara Presiden SBY dan Presiden Terpilih Jokowi, maka kedua belah pihak bisa langsung menindaklanjuti dengan pertemuan berikutnya. Dalam pertemuan itu juga Presiden SBY mempersilahkan kepada Jokowi untuk memberikan pandangannya mengenai pemerintah dan juga diberi kelleluasaan untuk bertanya tentang berbagai agenda pemerintah yang akan dilaksanakan.

Jokowi mengakui bahwa telah terjadi tradisi baru dalam transisi kepemimpinan . “ini yang kita akan bangun, transisi dari SBY ke pemerintah baru agar ada kesinambungan antara pemerintah lama dan baru.” Masih menurut Jokowi “Saya meminta banyak pandangan SBY terutama berkaitan dengan APBN 2015. Memang kami bicara detail tapi teknisnya akan ditindak lanjuti oleh tim transisi. Ini awal yang baik agar secapatnya kami bisa merencanakan pemerintahan sehingga kesinambungan berjalan dengan baik.”

Menko Polhukam Djoko Suyanto sebelumnya menyatakan pertemuan ini merupakan symbol bahwa Presiden SBY membuka diri untuk berkomunikasi sehingga akan terbuka peluang untuk dilakukan pertemuan-pertemuan selanjutnya. Menurutnya “Ini pertemuan pertama jadi tidak mungkin akan membahas detail. Saya yakin aka nada pertemuan-pertemuanlain untuk pembahasan lebih detail. Peluang itu masih terbuka dan masih berjalan.”

Pertemuan antara Presiden SBY dengan Jokowi merupakan lembaran baru dalam sejarah politik Indonesia sehingga dapat mendorong budaya transisi kepemimpinan yang baik dan saling menghargai. Dan alangkah baiknya kita mengapresiasi inisiasi dari Presiden SBY. Semoga saja.

Salam Kompasiana




Sumber : http://ift.tt/1zOHZnj

Artikel Kompasiana Lainnya :

Copyright © 2015 Kompasiana | Design by Bamz