PERPPU sby aspal ?
PERPPU sby aspal ?
Lakon politik apa yang sedang dilakukan sby pada UU PILKADA yang baru dibuat dpr dengan dramatis, atau dengan gaya “bunglon”-nya demokrat. Maunya pilkada langsung tapi memberi jalan pilkada melalui dprd ?
Ada yang salah duga, menurut saya, bahwa sby hanya “pencitraan” dan seolah2 hanya mau menjaga citranya diakhir pemerintahan dengan menerbitkan perppu pilkada itu. Saya berpendapat bahwa sby serius dan jika nanti jadi dibuat akan ada “drama” yang enak dilihat di dpr. Yang harus diingat pembagian suara di dpr yang baru menjadi beda pada waktu uu pilkada kemaren, posisi sekarang kmp, jika solid, mengumpulkan +++ suara, sedang indonesia hebat +++ suara, dan demokrat sendiri +++ suara.
Sudah pasti sby akan membuat “manuver” agar perppu itu menjadi kenyataan dengan “melobi” partai kmp untuk ikut menggolkan perppu. PKS kelihatannya sangat “kekeh” juga pasti gerindra, Tapi golkar-pan-ppp…masih saja bisa berubah. Ini politik …!
Ada sedikit terbesit di benak saya, sby nanti seolah2 akan membuat kejutan juga “mengajarkan” cara melobi “lawan”, saya bisa memprediksikan golkar-pan-ppp akan ikut suaranya pada perppu jika voting. Sehingga terkumpul +++ suara lawan +++ suara. Jika golkar tidak ikutpun, suara yang bisa diraup masih +++ suara, dengan pan-ppp masuk ke kubu demokrat-pdip dkk. Jika golkar juga ikutan, maka golkar menjadi “pemenang” peta politik, kenapa ?…ya setelah “menyetel” koalisi kmp dan mengantarkannya ke posisi ketua dpr, langsung “menusuk dari belakang” meninggalkan kmp. Suara rakyat adalah suara golkar…!
Jadi perppu sby bukan main2, malah menjadi awal manuver “penyeimbang” di konstelasi perpolitikan negara ini untuk lima tahun kedepan. Benarkah demikian ? Kita lihat saja nanti… Tapi jika sby masih bermain2 dan hanya membuat lakon pencitraan, maka kita beneran bisa sebut “sby bunglon politik” sejati atau “bapak penghianat demokrasi” bangsa Indonesia.
RB.
3/10/2014
Sumber : http://ift.tt/1vib49r
Lakon politik apa yang sedang dilakukan sby pada UU PILKADA yang baru dibuat dpr dengan dramatis, atau dengan gaya “bunglon”-nya demokrat. Maunya pilkada langsung tapi memberi jalan pilkada melalui dprd ?
Ada yang salah duga, menurut saya, bahwa sby hanya “pencitraan” dan seolah2 hanya mau menjaga citranya diakhir pemerintahan dengan menerbitkan perppu pilkada itu. Saya berpendapat bahwa sby serius dan jika nanti jadi dibuat akan ada “drama” yang enak dilihat di dpr. Yang harus diingat pembagian suara di dpr yang baru menjadi beda pada waktu uu pilkada kemaren, posisi sekarang kmp, jika solid, mengumpulkan +++ suara, sedang indonesia hebat +++ suara, dan demokrat sendiri +++ suara.
Sudah pasti sby akan membuat “manuver” agar perppu itu menjadi kenyataan dengan “melobi” partai kmp untuk ikut menggolkan perppu. PKS kelihatannya sangat “kekeh” juga pasti gerindra, Tapi golkar-pan-ppp…masih saja bisa berubah. Ini politik …!
Ada sedikit terbesit di benak saya, sby nanti seolah2 akan membuat kejutan juga “mengajarkan” cara melobi “lawan”, saya bisa memprediksikan golkar-pan-ppp akan ikut suaranya pada perppu jika voting. Sehingga terkumpul +++ suara lawan +++ suara. Jika golkar tidak ikutpun, suara yang bisa diraup masih +++ suara, dengan pan-ppp masuk ke kubu demokrat-pdip dkk. Jika golkar juga ikutan, maka golkar menjadi “pemenang” peta politik, kenapa ?…ya setelah “menyetel” koalisi kmp dan mengantarkannya ke posisi ketua dpr, langsung “menusuk dari belakang” meninggalkan kmp. Suara rakyat adalah suara golkar…!
Jadi perppu sby bukan main2, malah menjadi awal manuver “penyeimbang” di konstelasi perpolitikan negara ini untuk lima tahun kedepan. Benarkah demikian ? Kita lihat saja nanti… Tapi jika sby masih bermain2 dan hanya membuat lakon pencitraan, maka kita beneran bisa sebut “sby bunglon politik” sejati atau “bapak penghianat demokrasi” bangsa Indonesia.
RB.
3/10/2014
Sumber : http://ift.tt/1vib49r