Suara Warga

Kerja Garong Minimarket Mirip Anggota Dewan Senayan

Artikel terkait : Kerja Garong Minimarket Mirip Anggota Dewan Senayan



14127317221745853197 sumber: kompas.com



Minimarket yang tumbuh subur di negeri ini, selain berdampak positif dengan menampung tenaga kerja secara signifikan, ternyata juga membuka peluang penghasilan baru bagi garong, maling dan rampok. Minimarket modern macam alfamart dan indomaret, menurut sumber terpercaya tiap hari membuka toko baru 2-10 biji. Jika tiap toko membutuhkan 6 karyawan, berarti tiap hari ada 12-60 orang dapat kerjaan baru. Sementara dari pihak supplier consumergoods, untuk mengimbangi expansi minimarket yang begitu massif tentu perlu menambah armada expedisi dan karyawan baru. Dengan mata rantai pekerjaan demikian, tentu minimarket termasuk konstributor pertumbuhan ekonomi yang tidak bisa dianggap enteng oleh pemerintah.

Disisi lain, penyebaran minimarket hingga kepelosok dusun yang lengah dari jangkauan keamanan negara, menjadi incaran favorit bagi garong yang beroperasi malam hari.

Seperti banyak diberitakan media, nyaris setiap hari ada minimarket modern yang dibobol kawanan garong. Dalam melakukan aksinya kawanan garong pakai modus baru dengan menjebol tembok dan memilih waktu yang tepat antara jam 4 - 5 subuh.

Dan modus ini selalu sukses bikin minimarket yang digarong kehilangan uang dan barang. Uniknya gerombolan garong ini cukup selektif dalam ngembat barang. Mereka hanya membawa rokok, susu kaleng mahal dan uang dibrankas. Barang-barang macam sabun colek atau makanan murah tak disentuh.

Nah, sementara di senayan, kawanan anggota dewan sedang kasak-kusuk didalam gedung parlemen. Saat siang hari gerombolan anggota dewan ini terlihat santun, wangi dan rapi. Namun menjelang subuh, disaat rakyat tidur lelap, gerombolan anggota dewan ini sukses merampok suara rakyat. Bahkan sebelum ayam berkokok, 5 orang gerombolan tertawa girang karena dibabtis menjadi pimpinan. Nyaris selama dua mingggu, gerombolan dewan berkumpul hingga larut malam. Disaat rakyat tertidur lelap, mereka menyelinap lalu ngembat hak-hak rakyat.

Peristiwa penting macam apa yang diputuskan malam hari di saat rakyat tidur lelap, selain niat untuk merampok?

Mikir….!




Sumber : http://ift.tt/1xnev06

Artikel Kompasiana Lainnya :

Copyright © 2015 Kompasiana | Design by Bamz