Suara Warga

Apa Yang Mau Di Revolusi Mental Pak Jokowi

Artikel terkait : Apa Yang Mau Di Revolusi Mental Pak Jokowi

Slogan revolusi mental banyak yang mencibir dan tak sedikit yang bingung,lebih sedikit lagi yang mendukung

Idealisme memang sering kalah melawan realita

Saya tidak bisa memberikan masukan

Hanya merasa rindu dengan beberapa hal yg semakin hilang di bumi indonesia

Apa yang semakin hilang dan sangat saya rindukan adalah

1.KERAMAH TAMAHAN

Ciri khas orang indonesia adalah ramah,banyak senyum ,suka ngobrol,suka berinteraksi ke tetangga

Tapi saat ini orang orang semakin individualis,egois ,dan susah senyum

Lebih suka berdiam diri ,asyik dengan gadget ,menjauhkan yang dekat ,asyik dengan dunia sendiri dan makin apatis

2.GOTONG ROYONG

Sifat gotong royong sdh semakin hilang

Orang hanya mau bekerja ,menolong,membantu ,jika ada uang di muka

Semua di hitung di ukur dengan duit ,gak ada lagi saling membantu dan gotong royong seperti dulu

3.RUKUN & MENGHARGAI PERBEDAAN

Sudah sejak zaman dulu indonesia berbeda,banyak suku,bahasa,dan warna kulit tapi semua aman aman saja

Tapi liat sekarang semua disuruh pake jilbab dan gamis,beda dikit dibilang kafir,adat istiadat dibilang musryrik

Semua harus sama berjenggot dan berhijab,padahal ketika di arab masih zaman jahilliah dan di eropa masih masa kegelapan,kita sudah bisa bikin candi

4.MUDAH MEMAAFKAN & PENUH EMPATI

Sekarang boro boro yang ada malah disukurin,senang melihat orang susah dan susah melihat orang senang

5.NAMA NAMA ASLI INDONESIA

Sekarang ini nama nama asli indonesia seperti pakde kartono,bro gatot,joko widodo,prabowo subianto,adhie yasa,bambang,paijo,wagimin,sudah semakin

Hilang diganti nama nama arab dan eropa seperti abdullah,abu bakar,zulfikar,zulkifli,abu hasan,dan nama eropa seperti kevin,sheena,julia,diego,ariel

Mark,dan masih banyak lagi

Jadi menurut saya sebelum bicara tinggi tentang revolusi mental kenapa kita tidak kembali saja ke masa dulu mencari sesuatu yang hilang

Yang menjadi ciri khas indonesia.

SALAM REVOLUSI MENTAL




Sumber : http://ift.tt/1wS3Utt

Artikel Kompasiana Lainnya :

Copyright © 2015 Kompasiana | Design by Bamz