Suara Warga

Suara Tulus Seseorang Mengobati Seribu Hujatan untuk Anda, Prabowo Subianto

Artikel terkait : Suara Tulus Seseorang Mengobati Seribu Hujatan untuk Anda, Prabowo Subianto

14068743812035377696

“ Ketika bebek jalan berbaris di tanah becek,
Garuda Perkasa terbang sendirian di atas awan”

- Ir. Soekarno

Mungkin saya hanya wajah baru yang penuh kekurangan dan belum sepintar generasi terdahulu untuk berpendapat atau menulis. Tulisan saya kali ini adalah awal dari keinginan saya untuk memfasihkan kembali arti dari “Kebebasan Berpendapat” di Indonesia. Mungkin rakyat Indonesia sudah lupa dengan kebebasan berpendapat yang dulu sempat diperjuangan dengan susah payah oleh generasi terdahulu. Kebebasan itu pun mulai buram kembali, sangat rabun untuk dilihat dan sangat sulit untuk dirasakan. Ketika setiap keinginan untuk berpendapat dihantui rasa takut akan hujatan atau cacian dari dia yang merasa tidak sepakat atau dirugikan.

Prabowo Subianto, entah dosa apa anda sehingga setiap hujatan pun datang dan tidak pernah berhenti menghujani dari segala arah. Entah ada kekuatan apa yang ada di dalam diri anda hingga tetap mampu berdiri tegak mewakili suara-suara kami, suara 62 juta rakyat Indonesia yang masih memilih anda di Pilpres kemarin. Entah secemerlang apa formula yang ada di pikiran anda untuk membuat bangsa dan rakyat Indonesia ini agar terlahir sebagai bangsa yang hebat dan kuat.

Apa mungkin dikarenakan sangat kasar dan keras sekali atmosfer pesta demokrasi kali ini? Yang membuat segala hujatan ada dimana-mana dan tidak sulit lagi untuk ditemukan. Berawal diadakannya pemilu legislatif, di deklarasikannya Prabowo – Hatta, pemilu presiden dilaksanakan, hasil quick count keluar, hasil real count keluar dan pengumuman KPU diumumkan segala hujatan pun tidak pernah berhenti untuk Prabowo Subianto dan setiap pendukungnya. Apa hanya kematian yang membuat segala hujatan itu berhenti? Apa yang bisa membuat kebebasan berpendapat itu dapat di miliki lagi saat ini?

Saya kira Prabowo Subianto tidak perlu di ajarkan lagi untuk melakukan hal-hal yang disampaikan melalui hujatan, surat terbuka, atau gambar editan dengan cacian. Saya kira Prabowo Subianto jauh lebih hebat dari siapapun dia yang menghujatnya terus menerus seperti bayi yang tidak mempunyai dosa. Percayalah di setiap hujatan itu akan selalu ada doa yang menguatkan beliau untuk tetap berdiri tegap menjaga bangsa ini.

Kami selalu bersama anda, semoga niat baik anda terlalu bisa disalurkan dan tersampaikan. Ketulusan hati anda tak terbayarkan. Senyumlah terus Prabowo Subianto.

Rizky Emirdhani Utama, Jakarta. 8 Agustus 2014, 14:00.




Sumber : http://ift.tt/Xn7tfI

Artikel Kompasiana Lainnya :

Copyright © 2015 Kompasiana | Design by Bamz