Akhirnya Basuki Mendapat Berkah Jokowi
Tidak mudah buat Basuki Tjahaya Purnama menjadi gubernur di propinsi yang sebagian besar penduduknya muslim.Namun hal tersebut merupakan sebuah tantangan dan tak bisa dihindari jika Jokowi telah dilantik menjadi presiden.
Banyak isu miring yang kerap saya dengar tentang Basuki jika beliau benar-benar dilantik menjadi gubernur.Banyak mesjid yang akan digusur merupakan salah satu isu yang paling santer hinggap di telinga saya.
Rasanya tidak mudah menggusur bangunan ibadah di Jakarta.Walaupun memiliki posisi tertinggi di DKI, tidak masuk akal jika seorang gubernur dapat semena-mena menggusur sebuah Mesjid jika tanpa alasan yang jelas.
Dan kita tahu bahwa Anton Medan adalah seorang muslim tionghoa yang pada saat Basuki dihina oleh farhat abbas sangat membela habis-habisan.Dengan demikian jika ketika sesama etnisnya dihina saja Anton Medan bisa membela dengan begitu bersemangat apalagi jika agama beliau yang dihina.
Ya biar bagaimanapun juga DKI Jakarta memiliki banyak tokoh muslim tionghoa yang disegani sehingga para penduduk muslim tidak perlu takut jika Basuki Tjahaya Purnama menjadi gubernur DKI suatu saat nanti.
Andai saja Basuki Tjahaya Purnama memeluk agama Islam sudah barang tentu para pengurus partai-partai islam menyebutnya sebagai Umar.Seperti halnya ketika Wiranto dan Prabowo dicalonkan menjadi presiden pada pemilihan presiden yang lalu.
Apa yang didapat Basuki merupakan berkah dari apa yang telah dilakukannya di masa lampau dimana pada saat maju menjadi calon gubernur Bangka Belitung pada 2007 lalu beliau gagal karena dikalahkan oleh Eko Maulana Ali.
Tanpa disadari, Tuhan telah mengganti cita-cita Basuki yang tadinya berniat menjadi Gubernur Bangka Belitung namun kini justru menjadi Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta, sebuah jabatan yang sangat prestisius namun juga penuh tantangan dan godaan.
Basuki Tjahaya Purnama telah memberikan pelajaran berharga tentang “Man Jadda Wa Jadda”.”Barang Siapa yang Bersungguh-sungguh pasti akan berhasil”. Semoga ALLOH SWT memberikan pemimpin yang Amanah dan selalu Mengayomi.Aamiin.Wallohuh A’lam Bishowab.Semoga Bermanfaat.
Sumber : http://ift.tt/1rPTyb6
Banyak isu miring yang kerap saya dengar tentang Basuki jika beliau benar-benar dilantik menjadi gubernur.Banyak mesjid yang akan digusur merupakan salah satu isu yang paling santer hinggap di telinga saya.
Rasanya tidak mudah menggusur bangunan ibadah di Jakarta.Walaupun memiliki posisi tertinggi di DKI, tidak masuk akal jika seorang gubernur dapat semena-mena menggusur sebuah Mesjid jika tanpa alasan yang jelas.
Dan kita tahu bahwa Anton Medan adalah seorang muslim tionghoa yang pada saat Basuki dihina oleh farhat abbas sangat membela habis-habisan.Dengan demikian jika ketika sesama etnisnya dihina saja Anton Medan bisa membela dengan begitu bersemangat apalagi jika agama beliau yang dihina.
Ya biar bagaimanapun juga DKI Jakarta memiliki banyak tokoh muslim tionghoa yang disegani sehingga para penduduk muslim tidak perlu takut jika Basuki Tjahaya Purnama menjadi gubernur DKI suatu saat nanti.
Andai saja Basuki Tjahaya Purnama memeluk agama Islam sudah barang tentu para pengurus partai-partai islam menyebutnya sebagai Umar.Seperti halnya ketika Wiranto dan Prabowo dicalonkan menjadi presiden pada pemilihan presiden yang lalu.
Apa yang didapat Basuki merupakan berkah dari apa yang telah dilakukannya di masa lampau dimana pada saat maju menjadi calon gubernur Bangka Belitung pada 2007 lalu beliau gagal karena dikalahkan oleh Eko Maulana Ali.
Tanpa disadari, Tuhan telah mengganti cita-cita Basuki yang tadinya berniat menjadi Gubernur Bangka Belitung namun kini justru menjadi Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta, sebuah jabatan yang sangat prestisius namun juga penuh tantangan dan godaan.
Basuki Tjahaya Purnama telah memberikan pelajaran berharga tentang “Man Jadda Wa Jadda”.”Barang Siapa yang Bersungguh-sungguh pasti akan berhasil”. Semoga ALLOH SWT memberikan pemimpin yang Amanah dan selalu Mengayomi.Aamiin.Wallohuh A’lam Bishowab.Semoga Bermanfaat.
Sumber : http://ift.tt/1rPTyb6