Suara Warga

Ketika Jokowi menyapa wong cilik

Artikel terkait : Ketika Jokowi menyapa wong cilik

Kepada para nelayan, buruh, petani, pedagang bakso, pedagang asongan, sopir, akademisi, guru, TNI, POLRI, pengusaha dan kalangan profesional, saya menyerukan untuk bekerja keras, bahu membahu, bergotong royong. Inilah, momen sejarah bagi kita semua untuk bergerak bersama untuk bekerjabekerja dan bekerja”

Itulah sapaan Bapak Presiden kita kepada rakyatnya, para wong cilik. Jokowi di acara pelantikannya sebagai presiden secara khusus menyapa para wong cilik. Saya sebagai salah satu dari jutaan wong cilik yang disapa Bapak Jokowi ikut bangga, bahwa di tengah acara yang sakral dan agung it, ditengah-tengah para undangan tamu-tamu terhormat perwakilan negara-negara sahabat dan para tokoh nasional, serta di tengah tatapan jutaan pasang mata rakyat Indonesia yang menonton siaran langsung di televisi, kita para rakyat kecil itu di sapa dan disinggung oleh yang mulia bapak presiden kita yang baru.

Untuk membantu agar jalannya pemerintahan bapak jokowi berjalan dengan lancar, kita diberi tugas yang sangat ringan oleh presiden, yaitu kita diharuskan untuk bekerja keras dan saling gotong royong bahu membahu. Itu pekerjaan mudah, karena itu adalah hal yang sudah dilakukan rakyat kecil setiap harinya pak Jokowi.

Saat ini rakyat kecil harus bekerja keras untuk dirinya sendiri dan keluarganya, bekerja keras untuk menghidupi keluarganya ditengah semakin mahalnya harga-harga bahan pokok. Semakin mahalnya biaya pendidikan dan semakin mahalnya biasa kesehatan di negeri yang kaya raya ini.

Jadi bapak Jokowi tidak perlu kuatir rakyat nantinya akan malas-malasan, karena sekarang ini rakyat yang pemalas dan tidak mau bekerja keras, pastilah akan semakin menderita hidupnya dan tentu saja keluarganya juga.

Tetapi saya yakin dengan kepemimpinan bapak Jokowi yang rencananya akan segera menaikkan harga BBM, orang-orang pemalas itu akan semakin terlindas. Dengan naikknya harga BBM otomatis harga-harga akan segera ikutan naik. Tentu saja rakyat kecil seperti buruh, nelayan, petani, pedagang bakso yang bapak sapa di pidato tersebut otomatis akan segera bekerja lebih keras lagi. Kerja kerja dan kerja untuk menghidupi dirinya sendiri sekaligus menghidupi keluarganya.

Sekali lagi bapak Jokowi enggak usah kwatir, pasti rakyat akan menurut anjuran Jokowi dan sekaligus membantu bapak dalam mensukseskan kepemimpinannya. Karena kerja keras, kerja, kerja dan kerja adalah makanan sehari-hari bagi rakyat kecil

Selamat untuk bapak Jokowi, semoga indonesia 5 tahun ke depan tambah lebih baik dengan bantuan rakyat kecil yang selalu kerja, kerja dan kerja.

Dan sementara saat ini sebelum kerja keras mari kita berpesta pora dan berhura-hura di monas dan bundaran HI. Kapan lagi rakyat kecil bisa berpesta pora seperti ini kalau bukan merayakan kemenangan Presiden pilihan rakyat.




Sumber : http://ift.tt/1Dsovsu

Artikel Kompasiana Lainnya :

Copyright © 2015 Kompasiana | Design by Bamz