Mahasiswa Cerdas anti Jonru
John Riah Ukur Ginting alias Jonru telah melaporkan Rifan Herriyadi/RH (22), mahasiswa semester lima, jurusan Bahasa Inggris, Universitas Brawijaya, ke Polisi atas tudingan pencemaran nama baik atas cuitan di Twitter milik Rifan.
Namun demikian, cuitan Rifan membuat followersnya bertambah banyak yang pada umumnya mendukung sikap Rifan yang berani melawan keangkuhan Jonru si kader PKS, seorang yang berprofesi sebagai penebar fitnah di Medsos yang isinya antara lain sbb :

Gambar 1
Rifan, adalah pelaku yang secara iseng mengedit nama Jonru dalam aplikasi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) offline, yang mengistilahkan jonru sebagai “tukang fitnah”. Hal ini dia buat sebagai reaksi atas ulah Jonru yang membuat definisi baru kepada Presiden Jokowim yaitu menjokodok = tukang tipu, menjokowi = ingkar janji. Ngeles dll.

Gambar 2
Istilah tersebut juga berkembang menjadi sebuah kalimat ‘menjonru lebih kejam daripada pembunuhan’, yang dipopulerkan oleh Akhmad Sahal yang sedang menempuh Doktoral di Amerika.

Gambar 3
Atas dasar itu, Jonru menjadi berang dan melaporkan Rifan ke Polda Metro Jaya dengan tudingan melakukan pencemaran nama baik.
Untuk itu, Rifan tidak gentar, dan siap menerima seluruh resiko karena perbuatannya, dan berucap : “Awalnya saya tidak berniat melaporkan balik karena kesibukan2nya, tapi saya dan pengacara belum sempat melakukannya, bukan tidak akan melakukannya. Kita masih pasif dan santai, karena menganggap sepele, kurang lebih seperti masalah anak kecil”.
“Saya sebenarnya senang kalau di panggil ke Jakarta, soalnya bisa liburan”, imbuh Rifan sambil tertawa.
Brafo Rifan … lanjutkan dan kami siap mendukungmu….
Sumber Gambar : Islamtoleran.com
Sumber :
Islam Toleran
Sumber : http://ift.tt/1wnsWn6
Namun demikian, cuitan Rifan membuat followersnya bertambah banyak yang pada umumnya mendukung sikap Rifan yang berani melawan keangkuhan Jonru si kader PKS, seorang yang berprofesi sebagai penebar fitnah di Medsos yang isinya antara lain sbb :
- Menfitnah Jokowi tidak punya orang tua yang jelas.
- Menyebarkan fitnah Jokowi akan menjual pesawat kepresidenan
- Memfitnah Jokowi bahwa Kementrian Agama akan dihapuskan
- Memfitnah Ahok mempersulit izin Majelis Rasulullah mengadakan acara tabligh Akbar / Maulid Nabi disekitar Monas.
- Menfitnah ulama tafsir Prof. Dr. M Quraisy Shihab MA, sebagai ulama beraliran Syiah dan memelintir isi ceramahnya seolah beliau mengatakan “Nabi Muhammad SAW tidak dijamin Allah masuk surga”.
- Memfitnah Mendikbud Anis Baswedan akan menghapuskan Doa sebelum belajar.
Gambar 1
Rifan, adalah pelaku yang secara iseng mengedit nama Jonru dalam aplikasi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) offline, yang mengistilahkan jonru sebagai “tukang fitnah”. Hal ini dia buat sebagai reaksi atas ulah Jonru yang membuat definisi baru kepada Presiden Jokowim yaitu menjokodok = tukang tipu, menjokowi = ingkar janji. Ngeles dll.
Gambar 2
Istilah tersebut juga berkembang menjadi sebuah kalimat ‘menjonru lebih kejam daripada pembunuhan’, yang dipopulerkan oleh Akhmad Sahal yang sedang menempuh Doktoral di Amerika.
Gambar 3
Atas dasar itu, Jonru menjadi berang dan melaporkan Rifan ke Polda Metro Jaya dengan tudingan melakukan pencemaran nama baik.
Untuk itu, Rifan tidak gentar, dan siap menerima seluruh resiko karena perbuatannya, dan berucap : “Awalnya saya tidak berniat melaporkan balik karena kesibukan2nya, tapi saya dan pengacara belum sempat melakukannya, bukan tidak akan melakukannya. Kita masih pasif dan santai, karena menganggap sepele, kurang lebih seperti masalah anak kecil”.
“Saya sebenarnya senang kalau di panggil ke Jakarta, soalnya bisa liburan”, imbuh Rifan sambil tertawa.
Brafo Rifan … lanjutkan dan kami siap mendukungmu….
Sumber Gambar : Islamtoleran.com
Sumber :
Islam Toleran
Sumber : http://ift.tt/1wnsWn6