Tuhan yang Menurunkan Adam dan Iblis ke DPR
Adam dan iblis adalah mahluk yang berdosa kepada Tuhan. Bedanya, dosa Adam masih berpeluang bisa diampuni sedangkan iblis telah terkutuk.
Akhirnya keduanya diturunkan ke DPR untuk jegal menjegal dan berusaha saling menguasai. Keduanya dianugerahi nafsu, mulai dari nafsu untuk makan kenyang hingga nafsu berkuasa.
Di DPR mereka menjelma menjadi Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Tidak bisa dipastikan mana yang Adam dan mana yang iblis dari keduanya.
KMP merasa dirinya Adam dan menuding KIH adalah Iblis. Begitu juga dengan KIH, merasa sebagai Adam dan KMP sebagai Iblis.
Akhirnya keributan terus terjadi di DPR, namun tidak bisa diredakan karena Tuhan tidak mengutus mahluk lain sebagai penengah.
Tuhan hanya menjanjikan akan mengakhiri perseteruan Adam dan Iblis itu dengan mendatangkan kiamat. Setelah kiamat baru mereka akan dimintai pertanggungjawaban.
Kondisi kisruh perebutan kekuasaan di DPR akhir-akhir ini, telah menguras energi kita. Kita tidak bisa berbuat apa-apa, dan hanya bisa menyaksikan. Namun kita hanya punya dua harapan.
Harapan pertama, Adam dan Iblis bisa bersekutu sehingga bisa akur walaupun tidak selamanya, karena keduanya telah dianugerahi nafsu. Harapan kedua, kita berharap Tuhan menyelesaikan dengan mendatangkan kiamat.
Tapi dimanakah Tuhan?
Sampai saat ini, Tuhan tidak jelas wujudnya, tapi Tuhan memiliki suara. Suara yang tidak bersuara dan tidak terdengar, tapi ada dan nyata.
Dan suara Tuhan itu jua lah yang mendudukan Adam dan Iblis di DPR. Suara Tuhan itu dijelmakan dalam pilihan rakyat Indonesia yang mencoblos pada pemilu legislatif. Vox Populi, Vox Dei!
Jadi, saat ini kita hanya berharap pada rakyat Indonesia. Sekarang, marilah kita sama-sama berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing.
Berdoa mulai….
“Wahai rakyat akurkanlah Adam dan Iblis di senayan, kalau tidak kiamatkanlah mereka….”
“Amin…”
Sumber : http://ift.tt/1wLq3eW
Akhirnya keduanya diturunkan ke DPR untuk jegal menjegal dan berusaha saling menguasai. Keduanya dianugerahi nafsu, mulai dari nafsu untuk makan kenyang hingga nafsu berkuasa.
Di DPR mereka menjelma menjadi Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Tidak bisa dipastikan mana yang Adam dan mana yang iblis dari keduanya.
KMP merasa dirinya Adam dan menuding KIH adalah Iblis. Begitu juga dengan KIH, merasa sebagai Adam dan KMP sebagai Iblis.
Akhirnya keributan terus terjadi di DPR, namun tidak bisa diredakan karena Tuhan tidak mengutus mahluk lain sebagai penengah.
Tuhan hanya menjanjikan akan mengakhiri perseteruan Adam dan Iblis itu dengan mendatangkan kiamat. Setelah kiamat baru mereka akan dimintai pertanggungjawaban.
Kondisi kisruh perebutan kekuasaan di DPR akhir-akhir ini, telah menguras energi kita. Kita tidak bisa berbuat apa-apa, dan hanya bisa menyaksikan. Namun kita hanya punya dua harapan.
Harapan pertama, Adam dan Iblis bisa bersekutu sehingga bisa akur walaupun tidak selamanya, karena keduanya telah dianugerahi nafsu. Harapan kedua, kita berharap Tuhan menyelesaikan dengan mendatangkan kiamat.
Tapi dimanakah Tuhan?
Sampai saat ini, Tuhan tidak jelas wujudnya, tapi Tuhan memiliki suara. Suara yang tidak bersuara dan tidak terdengar, tapi ada dan nyata.
Dan suara Tuhan itu jua lah yang mendudukan Adam dan Iblis di DPR. Suara Tuhan itu dijelmakan dalam pilihan rakyat Indonesia yang mencoblos pada pemilu legislatif. Vox Populi, Vox Dei!
Jadi, saat ini kita hanya berharap pada rakyat Indonesia. Sekarang, marilah kita sama-sama berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing.
Berdoa mulai….
“Wahai rakyat akurkanlah Adam dan Iblis di senayan, kalau tidak kiamatkanlah mereka….”
“Amin…”
Sumber : http://ift.tt/1wLq3eW