Suara Warga

Surat Cinta untuk Presiden ke 7

Artikel terkait : Surat Cinta untuk Presiden ke 7

Semua aman terkendali pak

Seperti biasa

Kami lebih suka memperhatikan daripada diperhatikan

Karena itu membuat kami merasa berharga

Kami senang bisa milih bupati langsung kemaren

Saking seneng nya kepilih bupati nya gak pernah nemui kami lagi

Tapi semua aman aman saja kok pak

Jadi bapak gak usah kesini

Semua baik baik saja

Jalan jalan masih bisa dilewati pak

Dengan jalan kaki maksudnya

Karena mobil dan motor kami sudah terperosok ke lumpur yang dalam di jalan jalan

Sudah bertahun tahun seperti itu walau pemimpin kami silih berganti

Tapi kami bangga sekali bisa membantu bupati kami mencapai tujuannya menjadi raja kecil di daerah

Asap hasil kebakaran hutan juga makin pekat tapi kami masih hidup kok pak hari walau entah besok……

Sungai sungai sudah tercemar merkuri hasil penambangan emas liar

Ikan ikan mati ,menggelepar,mengambang

Anak anak mandi di sungai langsung gatal gatal kena limbah merkuri

Gak masalah pak ,kami malah bangga bisa memberikan tanah air kami ke konglomerat

Tolong peras kami lebih kuat

Hisap tulang kami sampe habis sumsum

Kami berikan semua tanpa syarat

Tanah kami sudah rusak

Air sudah habis

Apa yang bisa kami lakukan

Jadi kami hanya bisa memohon kepada para pemimpin

Jangan lah ber empati,bersimpati,dan menengok kami lagi

Kami ingin mati terhormat

Tidak menyusahkan bapak ibu pemimpin kami tercinta

Kepada bapak kami ucapkan selamat

Semoga bapak sehat selalu

Banyak makan

Dan jangan lupa minum jamu




Sumber : http://ift.tt/1vKL0YF

Artikel Kompasiana Lainnya :

Copyright © 2015 Kompasiana | Design by Bamz