Suara Warga

[Mobilisasi Alutsista Canggih Membutuhkan Banyak SDM]

Artikel terkait : [Mobilisasi Alutsista Canggih Membutuhkan Banyak SDM]

Hari ini terjadi pergeseran pesawat tempur anti gerilya EMB-314 Super Tucano dari Lanud ABD di Malang ke Lanud Eltari di Kupang dalam rangka menjalankan misi latihan terbang.

Latihan ini melibatkan 4 dari 8 pesawat turboprop buatan Brazil milik TNI AU. Kru yang ikut serta dalam misi berjumlah 49 orang. 40 orang diantarnya adalah kru darat sedangkan sisanya adalah pilot.

Coba perhatikan kru yang menyertai EMB-314. Pergerakan 1 pesawat paling tidak harus disertai dengan 12 awak yang menyiapkan, memelihara, memeriksa dan menerbangkan alat tempur ini.

Jadi jangan pernah mengira pergerakan alutsista modern tidak membutuhkan sumber daya massif. Karena tidaklah alutsista dapat berfungsi secara efektif, berlanjut dan efisien kecuali dengan keberadaan manusia dengan keahlian tertentu yang berkaitan dengan operasional pesawat.

Apalagi jika mobilisasi yang dilakukan adalah pergerakan jangka panjang. Dimana dibutuhkan lebih banyak lagi orang untuk mendukung dan mensukseskan misi tersebut. Meliputi orang yang bekerja secara langsung dengan pesawat dan kru yang bekerja untuk mendukung pilot dan teknisi pesawat. Seperti juru masak, juru rawat, dokter, staff administrasi dll.

——————-

BTW, ini baru 1 pesawat kitiran kecil. Mesinnya cuma 1 dan tidak boros spare part serta perawatan. Kalau pesawat sekelas Su-27/30 tentu membutuhkan lebih banyak lagi SDM untuk menjaganya agar tetap terbang. Mengingat pesawat ini punya 2 mesin jet, peralatan avionik yang rumit, variasi senjata yang lebih banyak dan hi-tec, fast moving spare-part yang lebih banyak serta airframe yang lebih besar untuk diperhatikan, diperiksa, dirawat dan diperbaiki bila ada kerusakan




Sumber : http://hankam.kompasiana.com/2014/10/28/mobilisasi-alutsista-canggih-membutuhkan-banyak-sdm-683226.html

Artikel Kompasiana Lainnya :

Copyright © 2015 Kompasiana | Design by Bamz