Suara Warga

Mengapa Prabowo Susah Sekali Move ON? (Bagian Kedua)

Artikel terkait : Mengapa Prabowo Susah Sekali Move ON? (Bagian Kedua)

Jika pada tulisan sebelumnya di Kompasiana kemungkinan susahnya Prabowo untuk Move ON coba dilihat dari banyaknya dana yang telah dikeluarkan untuk belanja iklan di Media Massa. Belanja iklan kubu Prabowo menurut website www.iklancapres.org telah menghabiskan uang sebesar Rp 61,41 miliar. Dalam tulisan kali ini saya mencoba mengaitkannya dengan karir politiknya kedepan.

Prabowo meskipun menurut sebagian orang masih terlihat gagah, namun tidak bisa dipungkiri usianya sudah tua. Dari sisi usia Prabowo, Pilpres 2014 adalah momen terakhir bagi dirinya untuk menduduki kursi kepresidenan.

Setelah pemilu 2014, kemungkinan kecil sekali bagi Prabowo untuk maju sebagai calon presiden (capres). Usia yang kian tua membuat Prabowo kurang layak untuk mencalonkan diri pada pemilu 2019 mendatang. Ia terlalu tua untuk menjadi Presiden setelah tahun 2014. Dan itu artinya karir politik Prabowo untuk meningkat menjadi presiden itu telah tertutup.

Apakah ancaman tertutupnya karir politik Prabowo setelah gagal menjadi presiden 2014 itu menjadi factor yang menyebabkan Prabowo susah sekali Move ON?

Entahlah. Yang jelas dalam salah satu iklanya Prabowo pernah bilang, “Kalau kita (yang berkuasa) siapa lagi, Kalau tidak sekaang, Kapan Lagi?




Sumber : http://ift.tt/1pQTid7

Artikel Kompasiana Lainnya :

Copyright © 2015 Kompasiana | Design by Bamz