Apakah saya Fanatik??
Melihat berita akhir-akhir ini, terutama mengenai perselisihan keputusan pilpres dari tahap kampanye sampai tahap persidangan di Mahkamah Konstitusi, penulis terus terang bertanya-tanya secara pribadi, apakah saya telah berubah menjadi orang yang fanatik terhadap seseorang/ tokoh?
dan tidak menjadi orang yang rasional, dimana mengesampingkan segala fakta dan kebenaran demi sesuatu/tokoh?.
Memang dalam pemilu kemarin penulis memilih salah satu calon, tetapi penulis TIDAK MERASA sebagai pendukung yang gelap mata atau fanatik terhadap calon yang salah pilih….saya tidak rela mati untuk calon pilihan saya itu, dan kalaupun misalnya calon saya kalah, ya tidak apa2, Indonesia harus jalan terus dan saya tidak merasa sedih.
Adapun saya mengambil keputusan saat itu murni menggunakan logika, untung rugi atau mana yang terbaik…..menurut saya.
Tapi dengan membaca, menonton berita, membaca fakta-fakta, mendengarkan komentar2 ahli dan lain sebagainya, kok saya yakin berdasarkan logika dan rasional saya bahwa pasangan calon presiden no 2, Jokowi - JK memang layak memenangkan pilpres 2014.
Karena pihak no 1 Prabowo Hatta sampai saat ini tidak bisa membuktikan dan mengajukan fakta-fakta yang benar2 solid dan bukti yang kuat bahwa di PilPres kemarin terjadi kecurangan dan seperti yang dikatakan terjadi secara terstruktur, masif dan sistematis…..
Sedangkan saya juga melihat ada sejumlah orang-orang di kubu pasangan no 1 yang yakin 100% menyatakan bahwa Prabowo-Hatta pasti menang pada putusan MK nanti.
Hal ini yang menjadi saya bertanya-tanya, Apakah saya yang telah berubah jadi Fanatik atau Mereka ???
Yang tentunya mengesampingkan segala fakta-fakta.
Apakah pernyataan kesimpulan saya diatas dikarenakan saya telah menjadi tidak rasional….alias Fanatik
Ya apapun itu keputusan MK nanti, penulis harap kita semua TIDAK menjadi seorang yang fanatik, tapi menjadi seorang yang rasional….
Salam Indonesia Damai
HG
Sumber : http://ift.tt/1pPgNn5
dan tidak menjadi orang yang rasional, dimana mengesampingkan segala fakta dan kebenaran demi sesuatu/tokoh?.
Memang dalam pemilu kemarin penulis memilih salah satu calon, tetapi penulis TIDAK MERASA sebagai pendukung yang gelap mata atau fanatik terhadap calon yang salah pilih….saya tidak rela mati untuk calon pilihan saya itu, dan kalaupun misalnya calon saya kalah, ya tidak apa2, Indonesia harus jalan terus dan saya tidak merasa sedih.
Adapun saya mengambil keputusan saat itu murni menggunakan logika, untung rugi atau mana yang terbaik…..menurut saya.
Tapi dengan membaca, menonton berita, membaca fakta-fakta, mendengarkan komentar2 ahli dan lain sebagainya, kok saya yakin berdasarkan logika dan rasional saya bahwa pasangan calon presiden no 2, Jokowi - JK memang layak memenangkan pilpres 2014.
Karena pihak no 1 Prabowo Hatta sampai saat ini tidak bisa membuktikan dan mengajukan fakta-fakta yang benar2 solid dan bukti yang kuat bahwa di PilPres kemarin terjadi kecurangan dan seperti yang dikatakan terjadi secara terstruktur, masif dan sistematis…..
Sedangkan saya juga melihat ada sejumlah orang-orang di kubu pasangan no 1 yang yakin 100% menyatakan bahwa Prabowo-Hatta pasti menang pada putusan MK nanti.
Hal ini yang menjadi saya bertanya-tanya, Apakah saya yang telah berubah jadi Fanatik atau Mereka ???
Yang tentunya mengesampingkan segala fakta-fakta.
Apakah pernyataan kesimpulan saya diatas dikarenakan saya telah menjadi tidak rasional….alias Fanatik
Ya apapun itu keputusan MK nanti, penulis harap kita semua TIDAK menjadi seorang yang fanatik, tapi menjadi seorang yang rasional….
Salam Indonesia Damai
HG
Sumber : http://ift.tt/1pPgNn5