Persetan dengan…
Apa yang dapat diharapkan dari sekelompok politisi yang tidak memiliki pendirian, tidak memiliki sikap, yang ucapannya hari ini berlawanan dengan besok lalu berlawanan lagi minggu depan?
Tidak ada, sama sekali tidak ada. Sebab semua yang kau sebutkan itu adalah ciri-ciri dari manusia yang dikuasai syahwat dan nafsu bejad kekuasaan. Itu semua adalah ciri-ciri dari manusia yang matanya melek terhadap kekuasaan tetapi rabun atau belekan untuk hal lainnya. Negaramu akan mampus perlahan-lahan dengan sangat menyakitkan jika orang-orang seperti yang kau sebutkan itu memegang tampuk tertinggi kekuasaan.
Apakah akan seperti itu meski orang-orang seperti yang saya sebut di atas hanya berkuasa pada satu lembaga Negara saja, legislatif misalnya?
Negara itu dijalankan berdasarkan UU. Kalau mereka buat UU bahwa korupsi itu bukan kejahatan luar biasa, tetapi hanya kesalahan prosedur saja, maka ya begitulah. Kalau mereka buat UU bahwa menyebut nama pejabat sambil berkacak pinggang adalah perbuatan menghina Negara, anda mau apa?, bahkan mereka bisa mengamandemen konstitusi untuk menyesuaikan dengan nafsu kotor itu.
Kok kedengarannya begitu seram ya …
Ini bukanlah tentang seram atau tidak seram, tetapi tentang apa yang bisa dilakukan orang-orang yang duduk di kursi kekuasaan legislatif itu, ya salah satunya menggadaikan negaramu ini.
Bah … gue menyesal setengah mati pada pileg kemaren dating ke TPS dan mencoblos, yang saya coblos itu sekarang duduk di DPR dan sedang ribut-ribut merebut kursi kekuasaan. Persetan dia itu …. Hidup harus berlanjut.
Sumber : http://ift.tt/1IRn8Hp
Tidak ada, sama sekali tidak ada. Sebab semua yang kau sebutkan itu adalah ciri-ciri dari manusia yang dikuasai syahwat dan nafsu bejad kekuasaan. Itu semua adalah ciri-ciri dari manusia yang matanya melek terhadap kekuasaan tetapi rabun atau belekan untuk hal lainnya. Negaramu akan mampus perlahan-lahan dengan sangat menyakitkan jika orang-orang seperti yang kau sebutkan itu memegang tampuk tertinggi kekuasaan.
Apakah akan seperti itu meski orang-orang seperti yang saya sebut di atas hanya berkuasa pada satu lembaga Negara saja, legislatif misalnya?
Negara itu dijalankan berdasarkan UU. Kalau mereka buat UU bahwa korupsi itu bukan kejahatan luar biasa, tetapi hanya kesalahan prosedur saja, maka ya begitulah. Kalau mereka buat UU bahwa menyebut nama pejabat sambil berkacak pinggang adalah perbuatan menghina Negara, anda mau apa?, bahkan mereka bisa mengamandemen konstitusi untuk menyesuaikan dengan nafsu kotor itu.
Kok kedengarannya begitu seram ya …
Ini bukanlah tentang seram atau tidak seram, tetapi tentang apa yang bisa dilakukan orang-orang yang duduk di kursi kekuasaan legislatif itu, ya salah satunya menggadaikan negaramu ini.
Bah … gue menyesal setengah mati pada pileg kemaren dating ke TPS dan mencoblos, yang saya coblos itu sekarang duduk di DPR dan sedang ribut-ribut merebut kursi kekuasaan. Persetan dia itu …. Hidup harus berlanjut.
Sumber : http://ift.tt/1IRn8Hp