Suara Warga

Kapolri dan Pak Wi: Tindak Tegas Demo Anarkis (Terkait FPI)

Artikel terkait : Kapolri dan Pak Wi: Tindak Tegas Demo Anarkis (Terkait FPI)



14129430298031561 BASMI. Digital Art by Tasch.



Kapolri dan Pak Wi: Tindak Tegas Demo Anarkis (Terkait FPI).

Mantap. Itu kata pertama ketika dua berita penting itu terbaca dalam waktu bersamaan di media umum Indonesia. Kapolri memberi pernyataan terbuka dan terpimpin, bahwa Kapolri, tentu, atas nama NKRI, merekomendasikan FPI segera dibubarkan karena tidak layak lagi dipertahankan.

Mantap. Presiden Indonesia terpilih, asli, oleh rakyat, Joko Widodo, menyatakan, bahwa pemerintah tidak boleh takut membubarkan organisasi massa, pelaku tindakan demo anarkis-radikal, harus, ditindak tegas. Dilain waktu izin pembentukan organisasi massa harus diperketat. Terkait demo FPI, tersebut.

Tak ada kata maaf, memang, sudah seharusnya, bagi radikalisme dan anarkisme, dibasmi. Ini NKRI bukan negara sekelompok orang/organisasi/partai. Rakyat Indonesia harus bersatu. Tidak boleh takut dengan intimidasi apapun. Tidak boleh takut dengan arogansi organisasi anarkis dan radikal atas nama apapun.

Jumlah rakyat Indonesia dari sabang sampai Marauke 240 juta jiwa lebih. Ayo! Bersatu. Menolak anarkisme dan radikalisme dalam bentuk apapun. Indonesia negara berdasarkan UUD’45 dan PANCASILA. Bukan milik golongan apapun, bentuk, dan topengnya.

Sudah waktunya pemerintah dan seluruh komponen alat negara melawan, ketidak-adilan dan bentuk demo anarkisme dan radikalisme harus di bumi hanguskan dari NKRI. Lawan. Rakyat juga harus mendukung alat negara dan seluruh jajarannya, untuk membasmi organisasi anarkis dan radikal.

Sekarang waktunya, bersatu, bersaudara, bergandengan tangan, melawan anarkisme dan radikalisme.

Salam Demokrasi Indonesia Bagus.


Jakarta, Indonesia, Oktober 2014.





Sumber : http://ift.tt/1uQaLou

Artikel Kompasiana Lainnya :

Copyright © 2015 Kompasiana | Design by Bamz