"Republik Dagelan, FPI Harus Diapakan?"
(Opini oleh: Tarjo Binangun).
Polemik yang masih hangat dibicarakan adalah wacana pembubaran FPI, dan yang paling lucu adalah saling lemparnya bola hangat tersebut, Mendagri mengatakan wewenangnya ada di Menkumham, sementara baru saja saya lihat di tipi Menkumham tidak paham juga, alias mempertanyakannya karena berpikir kewenangannya ada di Mendagri.
Yang sangat heran adalah, sudah jelas lagi hangat dibicarakan, kemarin Mendagri sudah menyampaikan kewenangan pembubaran atau pembekuan FPI ada di Menkumham, dan keterangannya juga masuk akal, kenapa Menkumham tidak meneliti di primbon-nya apakah betul wewenang tersebut ada pada institusinya sehingga siap memberikan jawaban yang pasti akan ditanyakan para pewarta?
Ngurus Negara kok seperti dagelan, atau dianggapnya jabatan Menteri adalah pekerjaan sambilan? Sungguh sangat menyedihkan kenyataan Negeri ini.
Juga masih ada lanjutan berita tentang Hashim dan Rachmawati, Hashim mengatakan salah kutip, seperti biasa para pewarta, lebih suka gonjang-ganjing-nya dari pada kebenaran yang sesungguhnya, bukankah seharusnya tinggal disandingkan dengan rekaman hasil wawancaranya? Sedangkan Rachmawati terlihat ngotot minta untuk menunda pelantikan Jokowi, lalu saya tanya dalam dumelan, kenapa tidak minta tunda pelantikan Ketua DPR yang jauh lebih jelas gosipnya berpotensi mengandung banyak masalah? (Sekian sekedar ketikan ganjelan hati)
Sumber : http://ift.tt/1sucQWI