Suara Warga

Untuk Bahan Ngeles dan Cari Aman, Tim Jokowi Merengek Minta SBY Naikkan BBM

Artikel terkait : Untuk Bahan Ngeles dan Cari Aman, Tim Jokowi Merengek Minta SBY Naikkan BBM

Ada yang menarik dari diskusi di Metro TV, Jumat (15/8) sekitar jam 18.30. Dalam acara itu menampilkan staf khusus bidang ekonomi SBY, Prof Firmanzah. Sedangkan dari Jokowi, Akbar Faizal.

Prof Firmanzah merupakan dekan termuda di fakultas ekonomi Universitas Indonesia. saat menjabat, Fiz biasa disapa berumur 32 tahun.

Kembali pada persoalan diskusi ekonomi, Akbar Faizal hanya beretorika dan tidak mengungkapkan data-data tentang RAPBN yang disahkan pemerintah SBY.

Dengan gayanya seorang politisi, Akbar merengek minta pemerintah SBY menaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM). Dia beralasan, anggaran pemerintah bisa jebol bisa BBM bisa disubdisi.

Tentu kita masih ingat, saat masih di Hanura, Akbar adalah politisi yang menentang habis kebijakan SBY menaikkan BBM. Berbicara dan beretorika atas nama rakyat, Akbar waktu itu mengatakan, mengatasi bobolnya anggaran bukan menaikkan BBM, tetapi memberantas mafia minyak dan memberantas korupsi.

Aneh, Saat bergabung dengan Jokowi dan sudah mengetahui anggaran, Akbar meminta SBY menaikkan BBM.

Nampaknya, Jokowi mau lepas tangan bila BBM dinaikkan. Ini menjadi bahan Jokowi bila ditanya wartawan terkait kenaikan BBM. “Lho ini bukan kebijakan saya,” kata Jokowi dengan jago ngelesnya.

Sumber Tulisan1

Sumber Tulisan2




Sumber : http://ift.tt/VtCXiG

Artikel Kompasiana Lainnya :

Copyright © 2015 Kompasiana | Design by Bamz