Hadir sebagai Saksi Ahli, Yusril GALAU Ditelepon Jokowi dan Diprotes Tim Kuasa Hukum
Hadir sebagai saksi ahli dipersidangan sengketa hasil pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK). Yusril Ihza Mahendra, mengatakan sempat dihubungi pada tadi malam oleh Ir H Joko Widodo (Jokowi) saat memutuskan bersaksi untuk Prabowo Subianto .
Hadir sebagai saksi ahli dipersidangan sengketa hasil pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK). Yusril Ihza Mahendra, mengatakan sempat dihubungi pada tadi malam oleh Ir H Joko Widodo (Jokowi) saat memutuskan bersaksi untuk Prabowo Subianto .
Yusril dihadirkan sebagai saksi ahli oleh Tim Hukum Prabowo-Hatta dalam sidang gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2014 yang digelar di MK, Jumat (15/8/2014). Kehadiran Yusril untuk menanggapi keberatan yang diajukan oleh Tim Kuasa Hukum Jokowi-JK di persidangan tersebut.
Namun kehadiran Yusril dipersidangan sengketa hasil pilpres di MK, diprotes tim kuasa hukum Jokowi-JK karena Yusril dianggap sudah tidak lagi berpihak kepada hasil pilpres yang ditetapkan oleh KPU atas kemenangan Jokowi-Jk pada tanggal 22 Juli 2014, mengingat keberadaan dia sebagai Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB), partai yang tergabung dalam koalisi “Merah Putih” pendukung pencapresan Prabowo-Hatta di Pilpres 9 Juli lalu.
Menanggapi hal itu, Mantan Menteri Hukum dan HAM, Yusril Ihza Mahendra, mengaku “Mulanya saya dengar bahwa saya mau dihadirkan oleh MK sendiri, tapi kemudian pihak Prabowo meminta saya. Andai kata pihak Jokowi minta pun, saya datang ke MK dan menerangkan secara objektif. Tadi malam pun ketika Pak Jokowi menelefon saya, saya terangkan, ‘Pak Jokowi besok saya akan hadir sebagai ahli, ini diminta oleh Pak Prabowo’,” ujar Yursil, di Gedung MK Jakarta, Jumat (15/8/2014).
Lanjutnya “Jadi kalau pengikut Pak Jokowi komplain, Pak Jokowi-nya saja sudah dikasih tahu bilang, ‘Pak Yusril monggo, silakan’. Jadi, ya bosnya sudah diberi tahu karena tadi malam (Jokowi) menelefon saya. Jadi, kuasa hukum jangan ngomel-ngomel terus sama saya. Wong Pak Jokowinya monggo,” tegasnya. Okezone.com.
Tak semestinya, Yusril gundah gulana apalagi gelisah, karena mendapat protes dan kritikan dari tim kuasa hukum Jokowi-Jk terkait kehadiran dirinya di sidang sengketa hasil pilpres di MK kemarin. Justru di sidang lah, Yusril Ihza Mahendra yang dikenal sebagai seorang negarawan yang pakar hukum tata negara ini harus membuktikan secara objektif tentang dugaan tindak pelanggaran dan kecurangan Pilpres yang dilakukan dituduhkan kepada KPU dan timses Jokowi-Jk di pilpres 9 Juli 2014 lalu.
Yusril itu seorang negarawan, ahli hukum tata negara. Jadi kami, rakyat Indonesia selaku pemegang kedaulatan bangsa ini, berharap Pak Yusril tak usah risau ataupun galau untuk bersaksi meluruskan kebenaran dan keadilan dari proses pesta demokrasi pemilu presiden yang telah berlangsung.
Untuk itu, Yusril tak perlu takut kehilangan muka didepan Jokowi-Jk, karena disini, anda dituntut untuk tegas, berani dan jujur serta profesional sebagai saksi ahli dalam sidang gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2014 di Makamah Konstitusi. Demi tegaknya kebeneran, keadilan serta mempertahankan tatanan sistem demokrasi pemilihan umum presiden di republik ini yang berdualat, adil, jujur dan demokratis ini.
Sumber : http://ift.tt/VtFk50