Suara Warga

Gelombang Protes Menentang Para Imigran Meluas di Amerika

Artikel terkait : Gelombang Protes Menentang Para Imigran Meluas di Amerika

Protes menentang gelombang para imigran yang memasuki Amerika semakin meluas. Protes menentang para imigran itu justru terjadi di Negara bagian yang selama ini dipandang cukup Liberal seperti Massachuset. 5.000 orang lebih melakukan protes di Boston, tempat yang selama ini menjadi kantong suara Partai nya Obama.



Apa yang menyebabkan semua ini adalah akibat kebijakan Obama dengan Dreams Act nya (Lihat artikel berikut : Obama dream apa Obama Nightmare).



Obama yang lebih rela membelanjakan dana milyaran dolar untuk para pendatang asing ketimbang mengurus anak – anak Amerika asli yang mengalami berbagai masalah kekerasan dan mahalnya biaya kesehatan.



Tak kurang aktifis social yang dulunya pendukung Obama for President mulai buka suara menentang keputusan tokoh yang dulu mereka gadang – gadang. Mereka mulai mengingatkan sang Presiden tentang ancaman kelebihan populasi yang akan dihadapi Amerika di abad 21 ini. Salah seorang aktifis, Frosty Wooldridge, malah menyarankan sang Presiden untuk mulai memikirkan cara mengontrol jumlah penduduk agar Amerika terhindar dari kelebihan populasi ini karena apabila tidak maka kualitas hidup rakyat Amerika dipastikan menurun hingga dia menyatakan kualitasnya sama dengan yang dihadapi rakyat Tiongkok dan Brazil.



Saya rasa pandangan Mr. Frosty ini terlalu berlebihan. Dia seharus tidak perlu menggurui Mr. Obama seperti itu. Harusnya dia tahu Obama kan pernah tinggal di Jakarta. Megapolitan terbesar ketiga dunia. Berpenduduk lebih dari 10 juta. Itu belum termasuk yang pinggiran. Kalau digabung bisa mencapai 30 juta jiwa. Obama udah biasa tinggal di tengah kepadatan penduduk atau mungkin kebijakan itu lahir karena rasa kangen Obama akan situasi Jakarta? Entahlah.. Hanya dia yang tahu……






Sumber : http://ift.tt/VsLwu9

Artikel Kompasiana Lainnya :

Copyright © 2015 Kompasiana | Design by Bamz