Mencari Temanku yang Hilang
Sahabatku
Sumber : http://ift.tt/1pKFGMG
Kau sudah pulang rupanya
Oleh oleh kurma mu terasa lezat
Tapi kenapa kurma ini terasa menyangkut di kerongkongan
Rupanya kurma arab memang beda
Sahabatku
Kuamati kau nampak berubah
Jenggotmu makin panjang walaupun helai nya bisa kuhitung dgn jari
Lingkaran hitam di dahi mu makin pekat
Rupanya panas angin gurun telah merubahmu
Sahabatku
Kau makin membuatku terpesona sekaligus takut
Ketika kau bicara tentang islam yg murni dari arab
Bahasa dan tutur kata mu tidak begitu kukenal lagi
Engkau begitu fasih bicara bid’ah
Semua yg kulakukan jadi salah di matamu
Kenapa semua penduduk di kampung ini membuat mu sesak nafas
Ibadah ritual yg dulu kita kerjakan bersama sama membuat hati mu gundah
Pelukan hangat dan jabatan erat hanya berbalas tatapan sinis dan senyuman yg mudah di artikan
Sahabatku
Aku betul betul kehilangan mu
Penduduk kampung ini jd takut padamu
Karena islam mu begitu murni dari arab sana
Tapi panasnya gurun pasir mgkn telah membuatmu kehilangan empati
Sehingga mudah mengatakan kami kafir,kami bid’ah,kami tdk menjalankan islam dgn benar yg sesuai dgn apa yg kau lihat di sana
Padahal kita pernah tidur di masjid yg sama
Mengaji bersama sama
Dengan guru yg sama
Sahabatku
Aku sudah betul betul kehilanganmu
Hanya fisikmu yang hadir disini
Tapi kehangatan mu sebagai seorang sahabat sudah hilang di telan badai gurun pasir
Bagaimana lagi ?
Kemana lagi ?
Aku harus mencari dirimu
Yang sudah menghilang di sapu badai gurun pasir
Terbenam dan tidak pernah muncul lagi
Sumber : http://ift.tt/1pKFGMG